Generasi Muda NU @generasi_muda_nu
1k Posts
80k Followers
170 Following
Akun Resmi #generasimudanu , follow akun ini untuk membantu perjuangan kami.
1k Posts
80k Followers
170 Following
Akun Resmi #generasimudanu , follow akun ini untuk membantu perjuangan kami.
READY STOCK SARUNG NU. • AL-HIKAM Harga 150.000 ALFIA Harga 120.000 • WA : +62816-1708-8964 IG @gmnuonline
209 0
Yuk, bersyukur telah menjadi Bangsa besar yang berhasil melewati Pemilu dengan Aman dan Damai. • #GenerasiMudaNU
694 3
MEMOBILISASI MASSA, KAMI BUBARKAN ! • Kapolri Jenderal Tito Karnavian meminta agar masyarakat tidak melakukan mobilisasi apapun berkaitan dengan Pemilu 2019. Mobilisasi dari kubu yang mengklaim kemenangan maupun yang menyatakan ketidakpuasan disebut Tito akan dibubarkan. • "Saya mengimbau pihak mana pun untuk tidak melakukan mobilisasi, baik mobilisasi merayakan kemenangan atau mobilisasi tentang ketidakpuasan," ujar Tito usai rapat di kantor Kemenko Polhukam, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Kamis (18/4/2019). • "Itu kemarin di Hotel Indonesia kami bubarkan dari dua pasangan melakukan mobilisasi, dua-duanya kami bubarkan," imbuh Tito. • Perintah telah diteruskannya ke seluruh kapolda. Instruksi itu diambil Tito untuk menjaga tugas KPU yang saat ini masih terus melakukan penghitungan suara secara resmi. • "Jadi kita hargai proses yang ada. Itu kan yang paling utama bagi kita pada saat KPU memberikan pernyataan resmi. Sambil di tengah itu tidak ada yang melakukan langkah-langkah inkonstitusional, mobilisasi dan lain-lain. Apalagi yang bertujuan untuk mengganggu stabilitas," ujar Tito. • "Polri dan TNI memiliki kemampuan deteksi. Kami bisa memahami kalau ada gerakan dan kami pasti akan melakukan langkah-langkah sesuai aturan yang berlaku," lanjut Tito. • #GenerasiMudaNU #BersamaTNIPolri @divisihumaspolri
1k 29
Malam Nisyfu Sya'ban Jatuh pada Malam Ahad/Minggu besok. Setidaknya terdapat tiga amalan yang dapat dilakukan pada malam nisfu Sya’ban. Tiga amalan ini disarikan dari kitab Madza fi Sya’ban karya Sayyid Muhammad Alawi Al-Maliki. Pertama, memperbanyak doa. Anjuran ini didasarkan pada hadits riwayat Abu Bakar bahwa Nabi Muhammad SAW bersabda, ينزل الله إلى السماء الدنيا ليلة النصف من شعبان فيغفر لكل شيء، إلا لرجل مشرك أو رجل في قلبه شحناء Artinya, “(Rahmat) Allah SWT turun ke bumi pada malam nisfu Sya’ban. Dia akan mengampuni segala sesuatu kecuali dosa musyrik dan orang yang di dalam hatinya tersimpan kebencian (kemunafikan),” (HR Al-Baihaqi). Kedua, membaca dua kalimat syahadat sebanyak-banyaknya. Dua kalimat syahadat termasuk kalimat mulia. Dua kalimat ini sangat baik dibaca kapan pun dan di mana pun terlebih lagi pada malam nisfu Sya’ban. Sayyid Muhammad bin Alawi mengatakan, وينبغي للمسلم أن يغتنم الأوقات المباركة والأزمنة الفاضلة، وخصوصا شهر شعبان وليلة النصف منه، بالاستكثار فيها من الاشتغال بكلمة الشهادة "لا إله إلا الله محمد رسول الله". • Artinya, “Seyogyanya seorang muslim mengisi waktu yang penuh berkah dan keutamaan dengan memperbanyak membaca dua kalimat syahadat, La Ilaha Illallah Muhammad Rasululullah, khususnya bulan Sya’ban dan malam pertengahannya.” • Ketiga, memperbanyak istighfar. Tidak ada satu pun manusia yang bersih dari dosa dan salah. Itulah manusia. Kesehariannya bergelimang dosa. Namun kendati manusia berdosa, Allah SWT senantiasa membuka pintu ampunan kepada siapa pun. Karenaya, meminta ampunan (istighfar) sangat dianjurkan terlebih lagi di malam nisfu Sya’ban. Sayyid Muhammad bin Alawi menjelaskan, • الاستغفار من أعظم وأولى ما ينبغي على المسلم الحريص أن يشتغل به في الأزمنة الفاضلة التي منها: شعبان وليلة النصف، وهو من أسباب تيسير الرزق، ودلت على فضله نصوص الكتاب، وأحاديث سيد الأحباب صلى الله عليه وسلم، وفيه تكفير للذنوب وتفريج للكروب، وإذهاب للهموم ودفع للغموم • Artinya, “Istighfar merupakan amalan utama yang harus dibiasakan orang Islam, terutama pada waktu yang memiliki keutamaan, seperti Sya’ban dan malam pertengahannya. Istighfar dapat memudahkan rezeki, sebagaimana dijelaskan dalam Al-Qur’an dan hadits. Lanjut Kolom Komentar
1k 19
“Yang menang jangan tinggi hati, yang kalah jangan emosi, mari kita rajut kembali ukhuwah untuk Indonesia yang lebih baik lagi” • #GenerasiMudaNU
2k 33
Filosofi Bintang 9 di Lambang Nahdlatul Ulama. • Oleh KH Syukron Ma'mun. • #GenerasiMudaNU
2k 25
Dalam "Guruku Orang-Orang Dari Pesantren", KH. Saifuddin Zuhri menceritakan kekonyolan para serdadu Jepang menjelang kekalahannya. Dai Nippon memang cepat menguasai Pasifik dan Asia Tenggara, namun cepat pula rontok dihajar Sekutu. Agar moralitas prajuritnya tidak anjlok, propagandis Jepang senantiasa menyiarkan kabar kemenangan Jepang di berbagai palagan, heroisme serdadu, kekalahan musuh secara menyakitkan, dan sebagainya. Propaganda ini terus menerus disampaikan melalui Domei, kantor berita Jepang, maupun melalui koran Tjahaja, Soeara Asia dan Asia Raja. Di sinilah kekonyolan itu bermula. Setiap hari koran-koran ini memberitakan apabila Jepang berhasil menghancurkan sekian puluh tank, meorntokkan puluhan pesawat terbang, membunuh ribuan prajurit Sekutu, dan sebagainya. Sehingga, kata Kiai Saifuddin Zuhri, jumlahnya sangat tidak masuk akal jika dikalkulasi. Irasional. Di sini para kiai tahu jika Jepang sudah diujung tanduk dan berita itu hanya untuk menutupi keroposnya kekuatan mereka. Tujuan lain, mempertahankan moril pasukan mereka di pelosok-pelosok. Ketika panglima Isoroku Yamamoto tewas, moril tempur pasukan terus dijaga. Solusinya propaganda terus disemburkan. Dibuatlah mitos Jepang tak terkalahkan. Jepang yang perkasa. Hideki Tojo, PM Jepang, ini yang tahu mekanisme penggunaan taktik psikologis sekutu Jermannya, "Kebohongan yang terus-menerus diulang akan dipercaya sebagai sebuah kebenaran," sebagaimana doktrin Joseph Goebbels. Efeknya dahsyat. Di film "Letters From Iwojima", ada adegan dimana para perwira bersikeras tidak mau mendengar berita jatuhnya pangkalan militer Jepang di berbagai kawasan. Mereka percaya, Jepang dilindungi dewa. Mereka percaya, prajurit Jepang adalah yang terbaik, dan ketika kekalahan diumumkan, mereka frustrasi. Tidak mau menerima kabar menyakitkan ini. Di Maluku dan Filipina, bahkan ada dua serdadu Jepang yang bertahan hingga tahun 1970-an. Gila. Perang Pasifik sudah berakhir tahun 1945, dan mereka masih bersembunyi dengan karaben dan sangkurnya, dengan tubuh ringkihnya, dengan pakaian compang camping didampingi pedang samurainya. Lanjut kolom komentar...
2k 26
Besok Malam adalah Malam Nisyfu Sya'ban. • Di malam nisfu Sya’ban kita berdoa kepada Allah untuk panjang umur, murah rezeki, dan tetap iman. Kita juga biasanya membaca 3 kali Surat Yasin di sela doa tersebut. Sayyid Utsman bin Yahya menyebutkan doa berikut ini yang dibaca saat malam nisfu Sya’ban. • اللَهُمَّ يَا ذَا المَنِّ وَلَا يُمَنُّ عَلَيْكَ يَا ذَا الجَلَالِ وَالإِكْرَامِ يَا ذَا الطَوْلِ وَالإِنْعَامِ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ ظَهْرَ اللَّاجِيْنَ وَجَارَ المُسْتَجِيْرِيْنَ وَمَأْمَنَ الخَائِفِيْنَ. °• اللَهُمَّ إِنْ كُنْتَ كَتَبْتَنِي عِنْدَكَ فِي أُمِّ الكِتَابِ شَقِيًّا أَوْ مَحْرُومًا أَوْ مُقْتَرًّا عَلَيَّ فِي الرِزْقِ، فَامْحُ اللَّهُمَّ فِي أُمِّ الكِتَابِ شَقَاوَتِي وَحِرْمَانِي وَاقْتِتَارَ رِزْقِي، وَاكْتُبْنِي عِنْدَكَ سَعِيْدًا مَرْزُوْقًا مُوَفَّقًا لِلْخَيْرَاتِ فَإِنَّكَ قُلْتَ وَقَوْلُكَ الحَقُّ فِي كِتَابِكَ المُنْزَلِ عَلَى لِسَانِ نَبِيِّكَ المُرْسَلِ "يَمْحُو اللهُ مَا يَشَاءُ وَيُثْبِتُ وَعِنْدَهُ أُمُّ الكِتَابِ" وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ وَالحَمْدُ لِلهِ رَبِّ العَالَمِيْنَ • Artinya, “Wahai Tuhanku yang maha pemberi, engkau tidak diberi. Wahai Tuhan pemilik kebesaran dan kemuliaan. Wahai Tuhan pemberi segala kekayaan dan segala nikmat. Tiada tuhan selain Engkau, kekuatan orang-orang yang meminta pertolongan, lindungan orang-orang yang mencari perlindungan, dan tempat aman orang-orang yang takut. • Tuhanku, jika Kau mencatatku di sisi-Mu pada Lauh Mahfuzh sebagai orang celaka, sial, atau orang yang sempit rezeki, maka hapuskanlah di Lauh Mahfuzh kecelakaan, kesialan, dan kesempitan rezekiku. Catatlah aku di sisi-Mu sebagai orang yang mujur, murah rezeki, dan taufiq untuk berbuat kebaikan karena Engkau telah berkata–sementara perkataan-Mu adalah benar–di kitabmu yang diturunkan melalui ucapan Rasul utusan-Mu, ‘Allah menghapus dan menetapkan apa yang Ia kehendaki. Di sisi-Nya Lauh Mahfuzh.’ Semoga Allah memberikan shalawat kepada Sayyidina Muhammad SAW dan keluarga beserta para sahabatnya. Segala puji bagi Allah SWT.” • Sumber : Nu.or.id • #GenerasiMudaNU
3k 30