WWF-Indonesia @wwf_id
798 Posts
116k Followers
96 Following
Selamat Tahun Baru Imlek! Semoga kebahagiaan dan kesejahteraan menyertai kita semua. Selamat berkumpul bersama keluarga, Sobat. Pastikan tetap #ImlekBebasHiu di tahun anjing ini, ya!
1k 7
Taman Nasional Bukit Tigapuluh (TNBT) terbentang antara Provinsi Riau dan Provinsi Jambi di bagian tengah Pulau Sumatera. Satu-satunya perwakilan ekosistem hutan dataran rendah (low land tropical rain forest) tak-terfragmentasi yang tersisa di Sumatera bagian tengah. Kawasan ini telah dinyatakan sebagai salah satu dari 20 kawasan prioritas global konservasi Harimau. _ Jauh di dalam hutan di kawasan ini, hidup komunitas Suku Talang Mamak. Suku Talang Mamak menjadi salah satu entitas yang kehidupannya tak bisa dipisahkan dari hutan dan segala isinya. Mereka punya peran sangat penting untuk mengatur ekosistem taman nasional. Bila hutan rusak, bisa dipastikan kehidupan Suku Talang Mamak pun akan terancam. _ Dengan menjaga kelestarian alam Taman Nasional Bukit Tigapuluh, berarti kita menjaga keseimbangan ekosistem Pulau Sumatera serta menjaga suku budaya Indonesia.
2k 19
Sobat, tahukah kamu perbedaan antara Gajah Asia dan Gajah Afrika? Berikut adalah hal-hal yang membedakan keduanya. Saat ini kembali marak kasus kematian Gajah Sumatera. Beberapa hal yang menjadi penyebabnya antara lain; diracun atau ditembak pemburu, hingga tersengat pagar listrik milik warga. Mirisnya, sebagian besar gajah yang ditemukan mati sudah diambil gadingnya. Hal ini membuktikan bahwa perburuan Gajah Sumatera akibat perdagangan gading masih marak hingga saat ini. Undang-undang yang tepat saat ini diperlukan untuk membuat efek jera. Sobat, sekarang sudah saatnya kamu turut ambil peran dalam upaya penyelamatan Gajah Sumatera! Ayo laporkan segala bentuk praktik perburuan atau perdagangan gading Gajah Sumatera dan satwa lainnya. Kamu bisa melaporkannya melalui aplikasi e-Pelaporan Satwa Dilindungi atau langsung ke BKSDA setempat. Mari kita bersama-sama hentikan kejahatan satwa dan biarkan mereka hidup bebas di alam Indonesia! #NasibGajah #StopWildlifeCrime #wwfid
3k 14
Bagikan πŸ’š dengan orang-orang terkasih. Selamat hari kasih sayang! wwf.id/mybabytree #ValentinesDay #HappyValentinesDay #MyBabyTree #WWFID #TogetherPossible
3k 10
Tradisi makan bersama keluarga dalam perayaan imlek sarat akan makna penuh pengharapan. Termasuk menyajikan hidangan ikan yang dipercaya sebagai simbol kesuksesan bisnis. Aji β€˜Chen’ Bromokusumo, Pakar Budaya dan Kuliner dari Asosiasi Peranakan Tionghoa Indonesia, mengatakan hidangan imlek dasarnya mewakili 3 hal, yaitu unsur hewan yang terbang (udara), berjalan (darat), dan berenang (air). _ Sajian di Tahun Baru Imlek bisa mewakili ucapan syukur kepada alam semesta yang telah memberikan karunia sekaligus harapan untuk membawa keberuntungan dan kesejahteraan. Salah satu yang menjadi makanan khas untuk merayakan tradisi Imlek di Indonesia, adalah menu Pindang Bandeng. Ikan Bandeng sendiri sudah lama ditemukan dalam berbagai sajian Imlek, karena ikan dipercaya dapat membawa kelimpahan rezeki. _ Yuk, sambut Imlek dengan suka cita dengan hidangan Pindang Bandeng untuk keluarga di rumah! Semoga di Tahun Baru Imlek ini juga akan memberikan harapan bagi kelestarian populasi hiu di Indonesia. #SOSharks #ImlekBebasHiu #SharkWeek
965 6
Hiu banyak diburu sebagai tangkapan utama maupun tangkapan sampingan (bycatch) di beberapa lokasi di Indonesia. WWF-Indonesia mencatat hampir di setiap pendaratan ikan dari alat tangkap cantrang memiliki tangkapan hiu dengan berbagai ukuran. Sekitar 0,4 persen atau kira-kira 50 kg dari total tangkapannya adalah hiu. _ Masih ada waktu untuk mendaftarakn abstrak penelitan kamu ke www.srs-indonesia.org . Pendaftaran ditutup 16 Februari 2018. Yuk, jadi bagian dari pelestarian hiu di Indonesia demi keseimbangan ekosistem laut kita #SOSharks #ImlekBebasHiu #SharkWeek
2k 19
Mereka adalah penguasa 2/3 bumi ini. Hewan yang paling ditakuti manusia namun sangat dibutuhkan manusia untuk kehidupannya. _ Hiu masih terus diburu untuk memenuhi ego dan selera makan manusia. 90% populasi hiu pun mengalami penurunan drastis akibat perburuan besar-besaran untuk sirip, daging, kulit, minyak hati, dan tulang rawannya. _ Bantu sebarkan pesan ini agar lebih banyak lagi konsumen yang mau untuk menghentikan konsumsi segala bentuk produk berbahan dasar hiu. _ Stop one. Stop them all. Save our sharks. _ #SOSharks #ImlekBebasHiu #SharkWeek
11k 101
Hiu dan pari memiliki beberapa kesamaan morfologi, seperti tulang rawan yg ringan dan fleksibel, rahang tidak menyatu, rangka insang terlihat tubuh yang dilapisi kulit dermal denticles untuk melindungi kulit mereka dari kerusakan atau parasit. Kesamaan itu dikarenakan dekatnya hubungan kekerabatan di antara keduanya. Sobat, yuk tebak kira-kira jenis ikan apakah ini? Bagi kamu yang menjawab benar dan beruntung, akan mendapatkan merchandise eksklusif dari WWF-Indonesia. Pemenang akan diumumkan di instagram story @wwf_id pada Senin, 12 Februari. #SOSharks #ImlekBebasHiu #SharkWeek
5k 1k
100 juta hiu setiap tahunnya mati ditangkap atau tertangkap secara tidak sengaja. Terhitung dari 2013, 55 tahun lagi hiu terancam punah! Ada banyak cara yang bisa kita lakukan untuk selamatkan hiu di laut. Salah satunya dengan tidak membeli produk berbahan hiu serta tidak mengonsumsinya. Sobat, kita masih punya kesempatan untuk memperbaiki kondisi ini. Ayo selamatkan hiu dengan bantu hentikan penjualan hiu dan segala bentuk olahannya. #SOSharks #ImlekBebasHiu #SharkWeek
4k 52
Lebih dari 18.000 properti jaringan hotel internasional sudah melarang penyajian masakan berbahan dasar hiu. Ini merupakan momentum besar dari gerakan global untuk menghilangkan segala sajian berbahan dasar hiu dalam lima tahun terakhir. Sobat, mari ajak industri jasa makanan dan perhotelan di tempat kamu tinggal untuk mengambil peran dalam gerakan konservasi global untuk menyelamatkan hiu! Hilangnya keberadaan hiu dari laut akan mengganggu keseimbangan ekosistem, dan juga berdampak kepada manusia ❀ #SOSharks #ImlekBebasHiu #SharkWeek
4k 101
Kecerdasan konsumen sedang ditantang untuk lebih rasional dalam memenuhi selera makan. Trend konsumsi sup sirip ikan hiu harus ditinggalkan karena angka produksi hiu nasional antara tahun 2000 dan 2014 cenderung mengalami penurunan sebesar 28,30 persen. Alih-alih meningkatkan status sosial, Food and Drug Administration (FDA), lembaga kesehatan Amerika Serikat, menemukan satu dari tiga sampel hiu yang diteliti mengandung tingkat merkuri yang melebihi ambang batas aman bagi manusia. Kontaminan merkuri yang masuk ke dalam tubuh manusia sebagian besar akan ditimbun dalam ginjal sehingga mengakibatkan kerusakan pada susunan saraf pusat, ginjal dan hati. Kamu masih mau makan sup sirip hiu, Sobat? Lebih baik tidak! #SOSharks #ImlekBebasHiu #SharkWeek
3k 47
2 Februari, diperingati sebagai Hari Lahan Basah Sedunia (World Wetlands Day). Tahukah sobat apa itu lahan basah? Lahan basah merupakan lahan di mana air bertemu dengan tanah, contohnya adalah bakau, lahan gambut, rawa-rawa, sungai, danau, delta, daerah dataran banjir, sawah, dan terumbu karang. Lahan basah ada di setiap negara dan di setiap zona iklim, dari daerah kutub sampai daerah tropis. Di area perkotaan pun terdapat lahan basah. Cari tahu lebih lanjut mengenai pentingnya lahan basah dan kerja WWF-Indonesia untuk melestarikan daerah-daerah lahan basah di bit.ly/worldwetlandsday2018 ❀️🌏
3k 27
Selamat datang bulan Februari! Berikan sesuatu yang berbeda untuk orang yang kamu kasihi, tunjukan rasa cinta kamu dengan hadiah yang terus terawat dan berkembang! Jadikan #MyBabyTree sebagai hadiah kasih sayang. 🎁🌱 Kunjungi wwf.id/mybabytree (link in bio)
4k 16
Taukah kamu apa bedanya kera dan monyet? Kera merupakan jenis primata dengan ciri yang paling mudah terlihat, yakni tidak memiliki ekor. Perbedaannya dengan monyet, monyet adalah primata yang memiliki ekor. Indonesia memiliki 7 spesies kera, lho! Dalam rangka #Har#HariPrimataIndonesia ini, yuk uji pengetahuanmu tentang kera di Indonesia! Sebutkan siapa saja spesies kera yang ada di tautan ini. Yuk jawab dan sebutkan nomor 1 sampai 7 itu namanya kera apa saja. Sobat boleh menggali informasi dari mana saja. Pastikan jawabannya benar semua ya 🐡 Sobat yang menjawab dengan benar dan beruntung akan mendapatkan merchandise eksklusif berupa tumbler (botol minum) WWF-Indonesia. Kamu juga bisa mendapatkan merchandise menarik lainnya di @pandashop_indonesia. Ayo sebutkan siapa saja yang kamu kenal! #WildlifeQuiz #wwfid #HariPrimataIndonesia
3k 199
Dalam rangka membangun pemahaman dan meningkatkan kesadaran konsumen mengenai konsumsi dan produksi berkelanjutan, WWF-Indonesia bermitra dengan @bur@burgreens mengusung kampanye #liv#liv#liv#liv#livegreener. Mengawali tahun 2018, #livegreener hadir ke tengah publik melalui kegiatan movie screening 'What The Health' yang berlangsung kemarin, 28 Januari 2018 di Plaza Indonesia, Atrium Lantai 4. Menghadirkan pakar gizi dan kesehatan dokter @susiantotseng, aktris @tarabasro dan influencer @pupupaula, kampanye #livegreener menyuarakan pola hidup berbasis tumbuhan (plant-based) yang lebih ramah bagi lingkungan dan menyehatkan manusia. Follow @livegreener.id @burgreens dan IG WWF-Indonesia untuk mendapatkan info mengenai kegiatan-kegiatan kampanye #livegreener yang akan datang. Sampai jumpa di event berikutnya! #livegreener #eatgreener #SCPTIP #beliyangbaik
2k 5
WWF-Indonesia Program Papua bersama masyarakat melakukan pengawasan habitat pada sarang penyu untuk mengurangi ancaman langsung dan tidak langsung. Komunikasi dan advokasi juga terus dilakukan untuk edukasi dan patroli bersama di kawasan Taman Pesisir Jeen Womom. Ancaman utama yang mengintai populasi penyu seperti pencemaran sampah, serangan predator serta perubahan iklim yang mengakibatkan abrasi perlu diwaspadai. Melalui penyebaran informasi dan kampanye yang dilakukan WWF-Indonesia Program Papua, pengawasan habitat akan terus dilakukan bersama masyarakat lokal untuk kelestarian penyu di Taman Pesisir Jeen Womom. Aktivitas bermanfaat ini tentunya dilakukan untuk terciptanya keseimbangan ekosistem pesisir. Yuk, dukung pelestarian penyu bersama masyarakat Papua. Klik: wwf.id/sahabatpenyu ❀🐒
3k 18
Lindungi Harimau Kita - karya Reisal Prabaya (@reisalp) Sobat, tahukah kamu kalau Harimau Sumatera merupakan satu-satunya harimau yang tersisa di Indonesia. Kedua saudaranya, Harimau Jawa dan Harimau Bali sudah punah sejak bertahun-tahun silam. Kucing besar berloreng yang memiliki nama ilmiah Panthera tigris sumatrae ini populasinya tengah berada di ambang kepunahan. Harimau Sumatera banyak diburu untuk diperjualbelikan di pasar gelap, dan habitatnya kian menyusut akibat konversi hutan alami menjadi perkebunan dan hutan tanaman industri. Maukah kamu turut melindungi Harimau Sumatera? Tunjukan semangatmu melindungi mereka dengan memberikan emoji 🐯❀! #iProtectTigers #wwfid
4k 246
Sobat WWF! Yuk gabung dengan WWF dan @bur@burgreens besok, Minggu, 28 Januari 2017 pukul 15.00 di atrium Plaza Indonesia Lantai 4 untuk nobar film 'What the Health'. Sebagai salah satu penyumbang emisi gas rumah kaca terbesar saat ini, industri peternakan menghadirkan berbagai tantangan bagi keberlanjutan lingkungan dan kehidupan manusia. Yuk kita belajar lebih banyak tentang hal ini lewat nobar dan diskusi bareng pakar dan para figur publik yang telah mengadopsi gaya hidup berbasis tumbuhan (plant-based). Catat jadwalnya dan daftarkan kehadiranmu segera via DM ke @burgreens! It's FREE entry for all! Sampai jumpa, Sobat! #livegreener #SCPTIP #BeliYangBaik
764 6
Dalam rangka Festival Gambut yang diselenggarakan di Desa Rawasari, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Jambi, WWF-Indonesia didukung oleh MCA Indonesia (@mca_indonesia) membangun 70 sekat kanal gambut serta meluncurkan alat deteksi dini kebakaran hutan. Acara yang diresmikan oleh Rizal Malik, CEO WWF-Indonesia ini juga dihadiri oleh Apani Saharuddin, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Sekretaris Daerah Jambi. Sekat kanal gambut dan alat deteksi dini kebakaran hutan ini merupakan hal yang sangat diperlukan untuk mencegah kebakaran di lahan gambut. Dengan adanya pembangunan kanal gambut dan alat pendeteksi kebakaran, maka diharapkan dapat meminimalisir dampak yang ditimbulkan jika sewaktu-waktu terjadi kebakaran hutan.
3k 11
Tahun ini WWF-Indonesia akan memulai program di Daerah Aliran Sungai (DAS) Koto Panjang, yang terletak di Provinsi Riau dan Sumatera Barat. Area ini menjadi sumber air untuk operasional PLTA Koto Panjang, yang memasok 10% listrik di Pulau Sumatera. DAS Koto Panjang juga menjadi tumpuan bagi masyarakat di sekitarnya. Selain itu, keberlangsungan sungai juga berdampak bagi satwa yang hidup di hutan karena mereka membutuhkan air untuk bertahan hidup. Sayangnya sekarang debit air di bendungan Koto Panjang tidak stabil. Saat kemarau, debit air berkurang drastis sehingga tidak mampu menggerakkan turbin. Sedangkan saat musim hujan, permukaan air di bendungan akan melebihi debit normal yang mengakibatkan area di sepanjang sungai rawan banjir. Sejak tahun 1985, luasan hutan berkurang dari 3.331 km persegi menjadi 886,1 km persegi pada tahun 2014. Penebangan hutan yang tidak terkendali, alih fungsi untuk perkebunan kelapa sawit dan karet mempengaruhi debit air. Salah satu kegiatan rehabilitasi yang akan dilakukan di Koto Panjang adalah dengan restorasi hutan di sekitar bendungan untuk memperbaiki daeran resapan air yang rusak. Dalam melakukan rehabilitasi ini, WWF-Indonesia akan melibatkan masyarakat lokal untuk kegiatan penanaman pohon serta berkoordinasi dengan pemerintah daerah setempat. Restorasi lahan di Koto Panjang yang disertai dengan mitigasi sedimentasi ini juga akan memperbaiki debit air dan meningkatkan kualitas air di daerah aliran sungai. Selain untuk menghidupkan kembali keseimbangan ekosistem di Koto Panjang, kegiatan penanaman pohon akan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar yang akan menanam, merawat, dan memonitor perkembangannya untuk memastikan pohon tumbuh dengan baik. Penyelamatan daerah resapan air Koto Panjang memerlukan kerja sama dari semua pihak lintas sektor, termasuk sobat-sobat semua. Mari dukung revitalisasi Koto Panjang karena #SungaiUntukSemua ! #WWFID #TogetherPossible #MyBabyTree
3k 30
Sobat, cantrang bisa dikategorikan sebagai alat tangkap yang tidak ramah lingkungan karena tangkapan yang dihasilkan tidak selektif dan penggunannya cenderung merusak ekosistem. Aktivitas cantrang yang tidak selektif mengeruk berbagai macam biota dan berkontribusi besar terhadap rusaknya habitat dan eksploitasi kekayaan laut. Ikan kembung, cumi-cumi, kakap merah, dan teri merupakan beberapa biota laut yang sering terjaring cantrang. Sebagai pengganti cantrang, pemerintah menyediakan bantuan alat penangkapan ikan ramah lingkungan, seperti jaring insang, pancing ulur, rawai dasar, rawai hanyut, pancing tonda, bubu lipat ikan, bubu lipat rajungan dan trammel net, serta fasilitas permodalan kredit usaha rakyat. Sebagai penikmat hidangan laut pastikan ikan yang Sobat nikmati tidak dihasilkan dari alat tangkap cantrang. Unduh Seafood Advisor di playstore dan apple store, dan jadilah konsumen yang bijak. Info lebih lanjut: wwf.or.id/seafoodguide ❀️🐠🐟 #BeliYangBaik
3k 32
Sobat, tahukah kamu apa dampak penggunaan cantrang terhadap ekosistem laut? Beberapa hal yang dapat dilihat dari penggunaan cantrang sebagai berikut: _ Merusak habitat laut, pengoperasian cantrang yang mengeruk, mengaduk dasar perairan, dan merusak lokasi pemijahan biota laut. _ Menghentikan regenerasi biota laut, cantrang menyerap ikan tangkapan apapun, berapapun, dan bagaimanapun. Kantong pada bagian belakang jaring yang digunakan memiliki mata jaring yang sangat rapat sehingga berbagai jenis biota yang masih anakan dapat tertangkap. _ Degradasi sumber daya ikan, tekanan akibat penangkapan yang berlebih menyebabkan recruitment overfishing sehingga terjadi perubahan ukuran matang gonad ikan dan udang menjadi lebih kecil dari sebelumnya. Selain itu, berpotensi meningkatkan tekanan terhadap jenis ikan yang sudah dalam status overfished di Perairan Laut Jawa, seperti ikan karang, udang, dan cumi-cumi. _ Pemborosan sumber daya laut, banyaknya tangkapan sampingan seperti bintang laut, kepiting anakan, dan kerang dibuang kembali dalam keadaan mati. _ Meningkatkan ancaman terhadap populasi hiu, Tangkapan sampingan penggunaan cantrang terhadap spesies juga sangat mengkhawatirkan. Hampir di setiap pendaratan ikan dari cantrang ini memiliki tangkapan hiu dengan berbagai ukuran dalam jumlah banyak. _ Lalu, bagaimana sih sebenarnya cara kerja cantrang yang terjadi saat ini? Yuk, swipe yah sobat!
6k 207
#WildlifeFacts Sobat, yuk tebak, lebih cepat siapa antara harimau dan cheetah? Berbeda dengan cheetah, harimau lebih sering mengendap-ngendap sebelum menerkam mangsanya. Bagi kamu yang menjawab benar dan beruntung, akan mendapatkan merchandise eksklusif dari WWF-Indonesia. Pemenang akan diumumkan di instagram story @wwf_id pada Jum'at nanti. Merchandise WWF juga dapat dibeli di Panda House (@pandahouse_wwfid) gedung Graha Simatupang tower 2C, atau bisa juga melalui @pandashop_indonesia. Hayooo tebak!
6k 4k
Simposium Hiu dan Pari ke-2 akan diselenggarakan pada 28-29 Maret 2018 di Jakarta. Daftarkan abstrak penelitan mu ke www.srs-indonesia.org, Gratis! Pengiriman abstrak dibuka mulai 16 Januari – 16 Februari 2018. Ada Hibah Perjalanan (Travel Grant) bagi kalian yang beruntung, loh! Yuk, jadi bagian dari pelestarian hiu dan pari di Indonesia demi keseimbangan ekosistem laut kita. Informasi lebih lanjut dapat menghubungi Call Center SImpoosium di 0813-8565-3816 dan bit.ly/simnashiudanpari_2018
2k 38